Indonesia dikenal sebagai produsen extasi
nomor 1 didunia, tetapi sebagai pengedar, Indonesia dikenal sebagai pengedar
ganja terbesar didunia. Hal tersebut memungkinkan karena ganja dari Indonesia
merupakan marijuana dengan kwalitas no.1 didunia.
penyalahgunaan narkoba
di dunia sejak tahun 2006 hingga 2017 mengalami peningkatan.Walaupun kurva
terlihat landai namun secara jumlah totalnya cukup tinggi. Besaran prevalensi
penyalahgunaan di dunia diestimasi sebesar 4,9% atau 208 juta pengguna di tahun
2006 kemudian mengalami sedikit penurunan pada tahun 2008 dan 2009 menjadi 4,6%
dan 4,8%. Namun kemudian meningkat kembali menjadi 5,2% di tahun 2011 dan tetap
stabil hingga 2013. Secara absolut, diperkirakan ada sekitar 167 hingga 315
juta orang penyalahguna dari populasi penduduk dunia yang berumur 15-64 tahun yang
menggunakan narkoba minimal sekali dalam setahun di tahun 2013.80% dari 230jt penduduk, 20%
setara dgn 46 jt penduduk dan kalau 1% =4.6jt yang yang konsum narkoba sangat bahaya
untuk Indonesia.Sepanjang tahun 2017, BNN telah
mengungkap 46.537 kasus narkoba di seluruh wilayah Indonesia.Dari
pengungkapan kasus tersebut (sepanjang tahun 2017).
BNN menyita ratusan ton
barang bukti narkoba dari tangan pelaku yang diketahui sebagai bandar hingga
sindikat Narkoba yang berada di Indonesia.Yakni 4,71 ton sabu-sabu, 151,22 ton
ganja, dan 2.940.748 butir pil Ekstasi dan 627,84 kilogram ekstasi cair.Selain itu, BNN telah mengidentifikasi sebanyak
68 jenis narkoba baru yang telah masuk dan beredar luas di Indonesia. Di antara
60 jenis narkoba baru yang sudah memiliki ketetapan hukum terkait
penyalahgunaan Narkoba.
0 Komentar untuk "TREND-NYA NARKOBA"
BERKOMENTARLAH DENGAN BAIK DAN BIJAK